QuintPro
QuintProProperti
BerandaPropertiRumah DijualApartemen DisewaAgen
Cari
QuintPro PropertiQuintPro Properti

Agen properti tepercaya dengan listing terkurasi di BSD, Alam Sutera, dan kawasan strategis Tangerang Selatan serta Jakarta.

Jelajah

  • Rumah Dijual
  • Rumah Disewa
  • Apartemen Dijual
  • Apartemen Disewa
  • Panduan

Kawasan

  • Tangerang Selatan
  • DKI Jakarta
  • BSD City
  • Alam Sutera

Koleksi pilihan

  • Rumah Termurah BSD
  • Rumah 3KT BSD
  • Rumah dengan Kolam Renang
  • Rumah Dekat Tol
  • Rumah SHM

Hubungi

  • +62 812-9829-8775
  • hello@quintpro.co.id
© 2026 QuintPro Properti. Seluruh hak cipta.
  1. Beranda
  2. Panduan
  3. Checklist Cek Rumah Second Sebelum Bayar DP
Pembeli PertamaInspeksi

Checklist Cek Rumah Second Sebelum Bayar DP

Rumah second punya jebakan yang tidak ada di rumah baru. Berikut yang harus dicek sebelum tanda tangan apapun, dari sertifikat sampai riwayat banjir.

Tim QuintPro·4 Mei 2026·5 menit baca

Rumah second sering jadi pilihan karena lokasinya matang, akses sudah jelas, dan tetangganya bisa dilihat dulu. Tapi rumah second juga punya jebakan yang tidak ada di rumah baru. Berikut yang harus dicek sebelum tanda tangan apapun.

Mulai dari sertifikat. Minta fotokopi SHM dan cek namanya, alamat lengkap, dan luas tanah. Bawa ke BPN setempat untuk verifikasi keaslian sertifikat. Biaya cek di BPN cukup murah, sekitar 50 ribu, dan ini tidak boleh dilewati. Banyak kasus sertifikat ganda atau cacat administrasi yang baru ketahuan saat akad, dan saat itu sudah terlambat.

Cek kondisi fisik bangunan. Kunjungi rumah minimum 2 kali, termasuk sekali saat hujan deras. Lihat ada rembesan di dinding atau plafon. Periksa keramik kamar mandi, sambungan pipa, kondisi atap, dan kusen jendela. Tanya pemilik kapan terakhir renovasi besar dan apa yang dikerjakan. Kalau renovasi terakhir lebih dari 10 tahun lalu, siapkan budget tambahan untuk perbaikan.

Cek riwayat banjir kawasan. Tanya tetangga, jangan cuma tanya penjual. Ke warung dekat rumah, ngobrol santai soal kawasan. Penjaga pos satpam biasanya paling jujur soal banjir, kebakaran, atau pernah ada masalah keamanan tidak. Buka juga peta banjir Jakarta atau Tangerang Selatan untuk cross check.

Cek pajak rumah. Minta bukti pembayaran PBB 5 tahun terakhir dan IPL (iuran pemeliharaan lingkungan) untuk rumah cluster. Tunggakan pajak menjadi tanggung jawab pembeli setelah akad, dan bisa puluhan juta untuk rumah yang terlewat bertahun-tahun.

Cek listrik, air, dan gas. Lihat besaran daya listrik PLN, pastikan sumber air bersih (PDAM atau jet pump), tanya apakah sudah pakai pipa gas atau masih tabung. Untuk rumah dengan jet pump, tanya kapan terakhir kuras dan apakah air pernah keruh. Daya listrik 2200W zaman sekarang sering tidak cukup; naik ke 3500W biaya sekitar 4 juta, ke 5500W sekitar 8 juta. Faktorkan ini dalam budget.

Terakhir, negoisasi pembayaran lewat notaris atau rekber. Jangan bayar tunai langsung ke penjual sebelum akad selesai. Pakai jasa notaris yang punya reputasi di kawasan tersebut. Biaya notaris untuk rumah 2 miliar biasanya antara 8 sampai 15 juta tergantung kompleksitas. Untuk lihat-lihat rumah second di kawasan tertentu, mulai dari koleksi rumah termurah di BSD atau langsung filter di halaman properti.

Baca juga

  • 4 mntSHM, PPJB, HGB: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Aman?
  • 6 mntBeli Rumah Pertama dengan KPR: Step by Step Tanpa Bingung
  • 5 mntBSD City atau Alam Sutera? Membandingkan Dua Kawasan Favorit Tangsel