Beli Rumah Pertama dengan KPR: Step by Step Tanpa Bingung
Panduan praktis dari menyiapkan DP sampai akad kredit. Plus aturan praktis 30 persen yang sering dilupakan first-time buyer.
Membeli rumah pertama dengan KPR memang bikin deg-degan. Banyak istilah teknis yang baru di dengar, banyak dokumen, dan banyak pertanyaan yang seharusnya ditanya tapi sungkan. Tulisan ini coba menyederhanakan prosesnya.
Mulai dari menyiapkan DP. Aturan dasar bank di Indonesia: DP minimum 10 sampai 20 persen dari harga rumah. Untuk rumah pertama, beberapa bank kadang kasih promo DP cuma 5 atau 10 persen. Misalnya untuk rumah 1,5 miliar, DP standar berarti antara 150 sampai 300 juta. Plus biaya lain seperti BPHTB, akta notaris, dan provisi bank yang totalnya bisa mencapai 7 sampai 10 persen dari harga rumah. Jadi siapkan dana cair minimum 25 sampai 35 persen dari harga properti incaran.
Berikutnya pilih bank. Bunga promo dari BCA, Mandiri, BNI, BTN biasanya 2 sampai 4 persen di tahun-tahun pertama. Tapi jangan tertipu cuma bunga awalnya. Setelah masa promo habis, bunga floating bisa naik ke 10 sampai 13 persen. Jadi pikirkan apakah cicilan masih masuk akal ketika bunga sudah naik nanti. Aturan praktisnya: total cicilan bulanan maksimal 30 persen dari penghasilan rumah tangga, dihitung saat bunga sudah floating. Anda bisa coba angka-angkanya di simulator KPR kami di halaman utama atau di tiap listing.
Setelah pilih bank, ajukan KPR. Yang biasa diminta: KTP, KK, slip gaji 3 bulan terakhir, mutasi rekening 6 bulan, NPWP, dan SPT pajak. Untuk wiraswasta, butuh laporan keuangan usaha minimum 2 tahun terakhir plus laporan rekening koran usaha. Proses persetujuan bank biasanya 2 sampai 4 minggu kalau dokumen lengkap, bisa lebih lama kalau ada yang kurang atau profil agak kompleks.
Begitu disetujui, tinggal akad kredit di notaris. Bawa dana DP, lalu tanda tangan banyak dokumen. Setelah akad, kunci diserahkan dan rumah resmi jadi milik Anda. Cicilan dimulai bulan berikutnya.
Tips pribadi: jangan ngotot beli rumah di batas atas budget. Beri ruang 15 sampai 20 persen untuk biaya tak terduga seperti renovasi awal, beli furniture, atau service bulanan AC. Rumah yang sedikit di bawah budget biasanya lebih nyaman dihidupi karena dompet masih punya napas.
Sebelum mulai cari, hitung dulu kira-kira cicilan yang Anda mampu dengan simulator KPR. Setelah ada angka rumah, baru lihat-lihat koleksi rumah 3 kamar tidur di BSD atau kawasan lain yang masuk budget.