DKI Jakarta tetap menjadi pasar properti dengan likuiditas tertinggi di Indonesia, didukung populasi 10+ juta jiwa dan ekosistem bisnis terbesar di Asia Tenggara. Listing di kawasan Jakarta tersebar di lima wilayah administrasi: Jakarta Pusat (CBD dan Sudirman-Thamrin), Jakarta Selatan (Kebayoran, Pondok Indah, Senopati), Jakarta Barat (Puri Indah, Kembangan), Jakarta Timur (Cipinang, Pulogebang), dan Jakarta Utara (Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading). Harga properti Jakarta sangat bergantung pada wilayah. Jakarta Selatan tetap menjadi yang paling diminati untuk hunian premium dengan harga rumah cluster Rp 5-30 miliar di area Kemang, Cilandak, dan Pondok Indah. Apartemen di kawasan Sudirman-Senopati berkisar Rp 1,5-15 miliar. Untuk investasi yield sewa, kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, dan Casablanca konsisten memberikan return 5-7% tahunan. Faktor utama pertimbangan beli properti di Jakarta: akses tol dalam kota, jarak ke MRT/LRT/TransJakarta, banjir history kawasan, dan one gate system untuk cluster perumahan. Listing QuintPro di Jakarta mencakup seluruh wilayah administrasi dengan dokumen SHM atau SHGB lengkap.





Rp 5,8 M
Bintaro, Jakarta Selatan





Rp 5,6 M
Kebayoran Residence, Kebayoran





Rp 3,5 M
Blok F.12 No.9, Cakung





Rp 25 M
Kemang Raya




Rp 2,3 M
Bintaro Pesanggrahan, Jakarta Selatan





Rp 4,3 M
Pondok Labu





Rp 60 Jt/ tahun
Pagadengan Utara Pancoran, Jakarta





Rp 200 Jt/ tahun
Komplek Depdikbud, Pejanten Barat





Rp 19 M
Ampera Kemang

Rp 10 M
Pejaten, Pasar Minggu